Perjalanan Menuju Ujung Barat Pulau jawa, Pulau Peucang Ujung Kulon Part 2

Perjalanan kita baru benar-benar dimulai setelah tiba di Desa Sumur. Desa kecil yang berada di ujung jawa barat ini sangat hidup dengan suasana pesisirnya. Sepagi itu matahari sudah membelai mesra punggung-punggung tertunduk yang membawa beban keranjang ikan ke lokasi pelelangan.

Pelabuhan kapal yang akan membawa kami ke pulau peucang berada persis di tempat pelelangan ikan. Beberapa jenis ikan dari yang pipih panjang, lonjong, aku ga tau namanya, kakap merah, kuwe, pari, hingga anak hiu yang terjebak jaring nelayan. Aku iseng menanyakan berapa harga hiu itu? Rp. 20.000 saja, ah mungkin ibu penjual ikan itu juga asal saja menyebut harga. Sedih, ikan hiu itu mati sudah dan berakhir nasibnya di pelelangan, entah siapa yang akan memasaknya menjadi lauk makan siang T____T

pelabuhan desa sumur
pelabuhan desa sumur

Ikan disini tidak dijual per kilo, melainkan per tumpuk, setumpuk cumi dibanderol harga 20.000 saja, kira2 sekilo lebih deh beratnya kalau ditimbang. Nah, buat kalian yang pengen barberque atau bakar2 ikan di pulau pas malem hari, cocoklah beli dulu ikannya disini yaaaa, karena di pulau peucang ga ada yang jualan ikan seger, mancing sendiri kalau mau dan kalau dapet, hihihihi

sampan pelabuhan
sampan pelabuhan

Dari pelabuhan ini, kita harus berjalan kaki menembus lautan (halah) untuk menaiki sampan kayu yang akan membawa kita ke kapal yang membuang sauhnya agak di tengah sana. Kapal eh perahu yaa, hehehe ga bisa merapat, ga ada dermaganya, bisa karam.

perahu ke ujung kulon
perahu ke ujung kulon
Penampakan Perahu dari Sumur ke Peucang
Penampakan Perahu dari Sumur ke Peucang

entah gimana caranya ini si kambing bisa dimasukin ke perahu sebelah, wkwkwk. Oke setelah semua rombongan aman di perahu, bismillah kami pun meluncuurrrr, daaan yang ada semua sibuk foto-foto (belum2 udah riuh foto kanan kiri), berebut di ujung depan kapal demi posisi terbaik.

SAMSUNG CAMERA PICTURES
Otw Peucang

Thanks to mas doni dan pak uus (uwaknya) yang udah ngurusin kita dari kapal sampai penginapan. Untuk kalian yang mau ke peucang, bisa juga kontak Pak Matang di (errrr, scroll up chat dulu, egh hapenya mati, besok lah gw kasih nomornya). Soalnya aku ga punya nomor pak uus ini 😀

Pak matang sewa kapal-alat snorkling-makan selama di peucang (081380101684), walopun gw ga pake jasa doi, tapi udah banyak keknya yang pake doi

Oke lanjut, setelah menempuh perjalanan nyaris 3 jam melewati lautan lepas diantara pulau-pulau cantik. Selama perjalanan pak uus menceritakan banyak hal tentang sejarah masyarakat sunda di ujung kulon. Jadi dulunya, di ujung kulon ini ada semacam kerajaan jaman baheula, err namanya apa ya, lupa. Jadi kisahnya, ujung kulon ini merupakan sanghyang sirah (kepalanya), kemudian perutnya itu di jawa tengah dan kakinya ada di ujung jawa timur (madura?) gw agak2 lupa ceritanya. Ternyata ada beneran gua (keramat) namanya gua snaghyang sirah yang berada di pulau berkarang di lautan.

Taman nasional ujung kulon ini terdiri dari beberapa pulau yaitu panaitan, peucang, handeuleum, cidaon, dan lain-lain, wkwkwk. Kalau kalian hobi camping bisa ngecamp di pulau panaitan. Untuk penginapan sendiri adanya hanya di Pulau Peucang dan Handeuleum. Penginapan (baca : resort) di Peucang harganya 300 ribuan untuk yang barak, kamar mandi di luar dan yang tipe flora fauna lalala itu 700 ribuan untuk 2 orang.

Resort Peucang
Resort Peucang

Terus di halaman depan itu bebas berkeliaran keluarga rusa, kawanan monyet pencuri dan babi hutan yang pemalu. Awas aja kacamata, tas, hengpon, makanan, bisa raib dicolong monyet2 galak itu. Pintu penginapan harus selalu ditutup kalau ga mau diacak2 sama monyet-monyet, fuhhh

Monyet kepooo
Monyet kepooo
Yang dua ini orang mennn, bukan monyet galak, gaa ini dua orang baik hati kok,
Yang  ini orang mennn, bukan monyet galak, gaa ini orang baik hati kok,
SAMSUNG CAMERA PICTURES
Nyari betina, bang?

Di sebelah resort itu ada kantor pengelola Taman Nasional, dimana kita bayar2 segala macem itu disitu, rinciannya seinget gw

Biaya sandar kapal Rp. 100.000

Tiket masuk peucang Rp 10.000/orang

Tiket masuk karang copong Rp. 10.000/orang (fyi karang copong itu ya di peucang juga spot buat sunsetan, cuman trekking lewat hutan gitu dan kudu ada guide yang anter, guidenya ga perlu bayar lagi kok, udh sama tiket itu)

Asuransi Rp. 8000? –> maaf lupa

Terus kalau mau sewa alat snorkling Rp. 50.000/hari cuma gugel sama alat napasnya aja, kalau mau pake kaki katak nambah lagi Rp. 50.000/hari. Dan alatnya juga terbatas banget. Makan kalau pesan sekitar 30.000-35.000, biasanya bisa ditanyain pas sewa kapal, karena bisa sekalian dimasakin. Ada sih kantin di peucang tapi yaaa mahal benjet. Gw beli pu**y oran**e aja 15 rebu, wakakakakak

Jadi ini deh penampakan pulau peucang, pasir putih lembut, laut bergradasi biru muda-tua, sepanjang mata memandang kombinasi dengan hijaunya pepohonan di garis pantai, cantik banget

Pulau Peucang
Pulau Peucang
Pulau Peucang
Pulau Peucang

 

Masih pulau peucang
Masih pulau peucang
Kasih peucang lagi
Kasih peucang lagi
Spot foto barbuk (barang bukti) udah sampe peucang, bersama Pak Uus yang kece dan baik hati
Spot foto barbuk (barang bukti) udah sampe peucang, bersama Pak Uus yang kece dan baik hati

Baiklah begitu puas menikmati pantai, kita pun makan siang solat lalu menuju padang penggembalaan di Pulau Cidaon. Di Cidaon ini juga banyak rusa, merak, err badak ada juga kayaknya cuma doi ngumpet, buaya sama burung2an, hihihi. Jadi disini kita cuma susur hutan (diem-diem susurnya) ga bole blicik kata pak uus, terus ada padang savana macem di baluran terus ada sungai berbuayanya, dan pantai tempat sunsetan juga sih. Udah gitu aja, jangan ngarep ketemu badak yeee. Yang kita temuin tu cuma daun makanan badak, hahaha. Daun aneh berduri tajam

Huraaayyyyy @ padang penggembalaan Cidaon
Huraaayyyyy @ padang penggembalaan Cidaon
Foto keluarga trip hepi-hepi suka-suka
Foto keluarga trip hepi-hepi suka-suka
Di jalur trekking yang ga ada badaknya, adanya bang Berli
Di jalur trekking yang ga ada badaknya, adanya bang Berli
SAMSUNG CAMERA PICTURES
MENARA PANDANG YANG RAPUH
Padang penggembalaan Cidaon
Padang penggembalaan Cidaon

udah beres dari sini, ya udah, kita pulang lewat jalur pinggir pantai. Foto2 bentar sambil gulipak-gulipak, udah deh lanjutkan perjalanan kapten!!! snorkling di seputaran Pulau Peucang

Pantai di Cidaon
Pantai di Cidaon
SAMSUNG CAMERA PICTURES
Duo Mas Ape- Mbak Echi yang hobi ketawa, baik hati dan lucuuu
Omaigat, rambut salonan gw cyinnnn
Omaigat, rambut salonan gw cyinnnn

Photo credit : Febry, Bang Ragil, Mbak Ami

Bersambung ke part 3 (snorkling-hunting sunset karang copong-batu berlayar-handeuleum)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s